Sajak Kopi #1

Post-artikel-template-sajak-1
Blog
sastra

Sajak Kopi #1

Sajak Kopi #1 Sampai di kaki Merapi ini aku mengejar jejakmu. Menjelajahi teduh paras cemara berseling wangi napasmu. Senyum yang melambai sebagai mengkaut kesunyianku. Menyimpannya rapat dalam tumpukan-tumpukan cumbumu. Tanpa menyesap kopi aku tak bisa apa-apa. Tak kuasa menerka sesuatu darimu setitik pun. Tiada asam kopi di ruang mulutku juga berarti kenaasan. Hanya terjaga dalam […]

Read More